• lauching 2022

Berita

PBAK hari ketiga, Jum'at 16 Agustus 2019

Acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan pada hari ini acara di buka dengan pengecekan resitasi peserta, Resitasi tersebut diberitahukan pada hari sebelumnya berupa clue yang harus di tebak mahasiswa baru. Diantara clue tersebut pada hari kemaren Maba diharuskan membawa minuman Teletubbies mencari keringat. Permen santuy 1 bungkus. Pada hari ini mahasiswa baru membawa pocari sweat dan permen santuy yaitu permen relaxa.

Setelah pengecekan resitasi selesai. Dilanjutkan dengan Munajat sholawat yang di pimpin langsung oleh bapak kyai Mujib Hidayat, S.Ag. istighosah berlangsung dengan khidmat dan khusyuk selama setengah jam.

Pukul 08.00 Materi pertama mulai dengan materi Bela Negara dan Anti Radikalisme, yang di isi oleh Kapolres Kabupaten Pekalongan dan Dandim 0710 Pekalongan. Pada materi ini Mahasiswa Baru diberi materi mengenai kerukunan NKRI dan agar selalu menjaga kerukunan antar umat beragama. Selesai materi mahasiswa baru di beri kesempatan untuk bertanya. Mereka pun antusias dalam bertanya pada Kapolres dan Dandim. Memasuki pukul 10.00 WIB materi tentang Bela Negara selesai dan setelah itu dilanjutkan dengan materi tentang Tata Kelola Ormawa, yang diisi oleh ketua Dema Institut Sahabat Lukman hakim dan Ketua SEMA Institut Sahabat Medi Wasanjoyo.

Pukul 11.00 WIB materi selesai. Peserta PBAK 2019 memasuki sesi Ishoma istirahat sholat dan makan. Mereka makan siang terlebih dahulu kemudian peserta laki-laki Sholat Jumat dan Peserta perempuan persiapan sholat Dluhur dengan mengantri air Wudlu.

Pukul 13.00 Memasuki materi terakhir yaitu materi tentang Moderasi Islam Nusantara, dengan pemateri pak Ruchman Bashori, M.Ag beliau adalah Kasubdit Sarpras dan kemahasiswaan Kemenag RI yang langsung di undang dari kemenag. Kemudian pada sesi terakhir setelah penutupan materi, ada acara simbolis penyerahan buku donasi dari Mahasiswa angkatan 2019 untuk kemudian buku-buku Resitasi tersebut di serahkan pada Taman Baca Masyarakat (TBM) ada 2 Taman Baca Masyarakat yang mendapat kan saluran Buku dari Resitasi tersebut, yaitu taman baca Serat Ilmu dan taman baca Cakrawala.

Pukul 15.00 Acara penutupan PBAK 2019 dimulai dan acara ini resmi di tutup dengan simbolis pelepasan tanda peserta PBAK 2019.

Pekalongan- 15 Agustus 2019, Mahasiswa baru IAIN Pekalongan berbaris rapi menyambut kegiatan dihari kedua Pengenalan Budaya Akademik dan kemahasiswaan (PBAK) 2019 yang bertempat di Kampus 2 IAIN Pekalongan Jl. Pahlawan Rowolaku Kajen Kab Pekalongan. Beragam unsur kebudayaan yang menjadi identitas PBAK sangat terasa. Pentingnya pengenalan budaya kepada para MABA  sebagai upaya melestarikan berbagai seni dan budaya Indonesia. Salah satuya yaitu dengan seluruh panitia maupun mahasiswa baru mengenakan batik yang merupakan kain kebudayaan Indonesia yang harus terus dijaga kelestariannya.

Kagiatan Pengenalan Budaya Akademik dan kemahasiswaan (PBAK) 2019 dihari kedua, dimulai dengan kegiatan munajat sholawat yang dipimpin oleh pihak ma’had yang di ikuti oleh seluruh mahasiswa baru dengan hikmat. Selanjutnya seluruh mahasiswa menyanyikan lagu buruh tani, darah juang, dan dilanjtukan lagu yalal waton menjadi penyemangat acara pembukaan PBAK dihari kedua dimana para panitia saling berkolaborasi menyanyikan lagu tersebut dengan sangat apik.

Acara selanjutnya materi tentang revolusi industri 4.0 yang disampaikan oleh Ahmad Masruri Hadi Atmaja,S.Pd.I, Direktur PT.Gardenia Group Pekalongan yang juga selaku Demisioner presiden BEM IAIN Pekalongan 2004/2005. Dalam materi tersebut beliau menyampaikan bahwa” Secanggih apapun kemajuan revolusi, yang terpenting adalah orangnya karena yang menggerakkan teknologi adalah orang/manusianya dan tidak ada yang salah dengan revolusi karena yang bermasalah adalah orangnya”. Beliau juga menghimbau kepada seluruh mahasiswa baru agar tidak hanya sekedar kuliah saja namun wajib berkomunitas positif seperti aktif dalam kegiatan ekstra dan intra kampus.

Penyampaian materi kedua tentang mahasiswa dan tanggung jawab sosial akademik yang disampaikan oleh Abdul Adhim, M.Pd.I, Staf DPR-D dan juga Demisioner presiden BEM IAIN Pekalongan periode 2012/2013. Dalam materinya beliau menyampaikan bahwa “mahasiswa adalah sebuah titel yang disandang oleh seorang akademisi kampus yang mempunyai jiwa idealisme mempunyai dasar pemikiran yang kritis, teoritis, serta sistematis sehingga tampil sebagai individu yang profesional dan siap diaplikasikan dimasyarakat, mahasiswa digadang-gadang menjadi inisiator dalam perkembangan dan kesejahteraan Republik Indonesia. Masyarakat tengah menunggu peran dan fungsi kita.”

Pengenalan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) dan UKK (Unit Kegiatan Khusus) oleh perwakilan dari setiap UKM dan UKK yang di kampus. Iringan musik dan yel-yel perfakultas  juga menambah semarak dalam pengenalan UKM dan UKK yang ada di IAIN Pekalongan dan dilanjutkan penutupan acara hari ini oleh panitia PBAK 2019.

 

Pengumuman

Kegiatan

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree